Rabu, 25 Mei 2011

Politik dan Strategi Nasional


NAMA           : LATIPAH  ANNUM  NASUTION
NPM               :33410976
KLS                : 1ID03
POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL

Politik (etimologis) berasal dari bahasa Yunani Politeria yang akar katanya adalah polis berarti segala sesuatu yang berkaitan dengan urusan yang menyangkut kepentingan dari sekelompok masyarakat (negara). Secara umum politik mempunyai dua arti, yaitu poplituik dalam arti kepentingan umum (politics) dan politik dalam arti kebijakan (policy). Politik dalam arti politics adalah rangkaian asas/prinsip, keadaan, jalan, cara atau alat yag akan digunakan untuk mencapai tujuan. Sedangkan politik dalam arti policy adalah penggunaan pertimbangan tertentu yang dapat menjamin terlaksananya usaha untuk mewujudkan keinginan atau cita-cita yang dikehendaki.
Dapat disimpulkan bahwa politik adalah bermacam-macam kegiatan yang menyangkut proses penentuan tujuan-tujuan dari sistem negara dan upaya-upaya dalam mewujudkan tujuan itu, pengambilan keputusan mengenai seleksi antara beberapa alternatif dan penyusunan skala prioritas dari tujuan-tujuan yang telah ditentukan. Untuk melaksanakan tujuan itu diperlukan kebijakan-kebijakan umum (public policies) yang menyangkut pengaturan dan pembagian atau alokasi dari sumber-sumber yang ada.
Untuk lebih memberikan pengertian arti politik disamping beberapa arti dari segi kepentingan penggunaan.
a ).  untuk lebih memberikan pengertian arti politik disampaikan kekerapa arti plitik dari segi kepentingan pengggunaan.
b). Dalam arti kepentingan umum (politics) politik dalam arti kepentingan umum atau segala usaha untuk kepentingan umum, baik yang berada dibawah kekusaan Negara di Pusat maupun di Daerah, yang artinya adalah suatu rangkaian azas/prinsip, keadaan serta jalan, cara dan alat yang akan digunakan untuk mencapai tujuan tertentu.
c). Dalam arti kebijaksanaan (policy) politik adalah penggunaan pertimbangan-pertimbangan tertentu yang di anggaplebih menjamin terlaksananya suatu usaha,cita-cita/ keinginan, atau keadaan yang kita kehendaki.
d). Dalam arti kebijaksanaan adalah  proses pertimbangan menjamin terlaksananya suatu usaha. Dan pencapaian cita-cita/keinginan jadi politik adalah tidakkan dari suatu kelompok individu mengenai suatu  masalah dari masyarakat atau Negara. Dengan demikian.,politik membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan:
-  Negara Negara merupakan suatu organisasi dalam satu wilayah yang memiliki kekuasaan tertinggi yang ditaati oleh rakyatnya.
-  Kekuasaan
Kekuasaan adalah kemampuan seseorang atau kelompok untuk mempengaruhi tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai dengan keinginannya.
-  Kebijakan umum
Kebijakan (policy) merupakan suatu kumpulan keputusan yang diambil oleh seseorang atau kelompok politik dalam memilih tujuan dan cara mencapai tujuan itu.
-  Distribusi
Distribusi adalah pembagian dan pengalokasian nilai-nilai (value) dalam masyarakat. Nilai adalah sesuatu yang diinginkan dan penting, ia harus dibagi secara adil.
Pengertian Strategi
Dalam perkembangannya istilah strategi condong ke militer sehingga ada tiga pengertian strategi adalah :
Strategi militer yang sering disebut sebagai strategi murni yaitu penggunaan kekauatan militer untuk tujuan perang militer
Strategi besar (grand strategy) yaitu suatu strategi yang mencakup strategi militer dan strategi nonmiliter sebagai usaha dalam pencapaian tujuan perang
Strategi nasional yaitu strategi yang mencakup strategi besar dan di orientasikan pada upaya optimlaisasi pelaksanaan pembangunan dan kesejahteraan bangsa.
Strategi berasal dari bahasa Yunani strategia yang diartikan sebagai “the art of the general” atau seni seorang panglima yang biasanya digunakan dalam peperangan. Karl von Clausewitz (1780-1831) berpendapat bahwa strategi adalah pengetahuan tentang penggunaan pertempuran untuk memenangkan peperangan. Sedangkan perang itu sendiri merupakan kelanjutan dari politik. Dalam pengertian umum, strategi adalah cara untuk mendapat-kan kemenangan atau pencapaian tujuan. Dengan demikian, strategi tidak hanya menjadi monopoli para jendral atau bidang militer, tetapi telah meluas ke segala bidang kehidupan.
Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa dan Negara Indonesia
Pengertian Ideologi
Berdasarkan etimologinya, ideologi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari dua kata yaitu idea berarti raut muka, perawakan, gagasan dan buah pikiran dan logia berarti ajaran. Dengan demikian ideologi adalah ajaran atau ilmu tentang gagasan dan buah pikiran.
Pengertian ideologi secara umum adalah suatu kumpulan gagasan, ide, keyakinan, serta kepercayaanyang bersifat sistematis yang mengarahkan tingkah laku seseorang dalam berbagai bidang kehidupan seperti :
-          Bidang politik, termasuk bidang hokum, pertahanan, dan keamanan
-          Bidang social
-          Bidang kebudayaan
-          Bidang keagamaan
Maka ideology Negara dalam arti cita-cita yang menjadi basis bagi suatu teori atau sistemkenegaraan untuk seluruh rakyat dan bangsa yang bersangkutan pada hakekatnya merupakan asas  kerohanian yang antara lain memiliki cirri-cri sebagai berikut:
-          Mempunyai derajat yang tinggi sebagai nilai hidup kebangsaan dan kenegaraan.
-          Mengujudkan suatu asas kerohanian, pandangan dunia, pandangan hidup, pegangan hidup yang dipelihara, dikembangkan ,diamalkan, diperjuangkan dan dipertahankan dengan kesediaan berkorban.
Menurut Alfian kekuatan ideology tergantung pada kualitas tiga dimensi yang ada pada ideology tersebut yaitu:
-          Dimensi realita
-          Dimensi idealisme
-          Dimensi fleksibilitas/ dimensipengembangan.
Dasar Pemikiran Polstranas
Polstranas pada awal reformasi berwujut formal dari ketetapan siding MPR bulan November 1998. Polstranas yang ditetapkan masa reformasi secara formal tidak berkaitan dengan konsepsi wasantara dan tannas. Oleh sebab itu GBHN yang ditetapkan MPR tahun 1999, haus dijabarkan lebih lanjut oleh presiden menjadi polstra pemerintah bidang ekonomi, social, budaya, hokum dan hamka.
Berikut ini polstranas pemerintah berdasarkan GBHN tahun 1999-2004:
·         Bidang politik
·         Bidang ekonomi
·         Bidang social budata
·         Bidang hukum
·         Bidang hamka

Sumber: google







Tidak ada komentar:

Poskan Komentar